Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

ARSIP

Tampilkan postingan dengan label Istilah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istilah. Tampilkan semua postingan

SEJARAH JULUKAN UNIK PEMAIN SEPAKBOLA DUNIA

Jumat, 14 Desember 2012


Berikut ini adalah 10 pemain dengan julukan unik beserta asal-usul mengapa julukan itu diberikan kepada pemain yang bersangkutan.

1.      Yasar Duran - The Bucket (Sang Ember).

Penjaga gawang Turki di era 80-an ini mendapat ejekan (yang akhirnya menjadi nama julukan untuk dirinya) saat Turki dikalahkan Inggris dengan skor telak 8 gol tanpa balas.

2.      Edson Arantes do Nascimento - Pele.

Nama Pele sudah disematkan kepada legenda hidup Brasil ini saat dirinya masih anak-anak dikarenakan Pele selalu berpura-pura bermain bola sebagai kiper dengan nama 'Bile'. Namun karena ia selalu salah ucap, makanama 'Bile' itupun menjadi 'Pele'.

3.      Naohiro Takahara - The Sushi Bomber.

Takahara mendapat julukan ini ketika dirinya bermain untuk klub Bundesliga Jerman Hamburg SV dan Eintracht Frankfurt. Ketajaman striker Jepang ini tidak perlu diragukan lagi. Takahara mencetak 23 gol dari 57 penampilannya dengan timnas Jepang.

4.      Rene Higuita - El Scorpion (Si Kalajengking).

Julukan ini disematkan kepada Higuita setelah dirinya melakukan aksi penyelamatan yang unik mirip seekor kalajengking saat timnas Kolombia melawan Inggris di tahun 1995.

5.       Arjen Robben - The Man of Glass (Manusia Kaca).

Dibalik skill nya yang menawan, Robben memiliki kelemahan yaitu dirinya terlalu mudah mendapatkan cedera. Karena itulah winger asal Belanda ini dijuluki The Man of Glass.

6.       Stuart Pearce - Psycho (Si Gila).

Pearce terkenal dengan sliding tackle-nya yang berbahaya nan ganas ketika dirinya masih menjadi pemain sepakbola. Sering kali pemain lawan menjadi korban akibat tekelnya yang keras, bahkan rekan satu tim nya pun pernah merasakan tekel Pearce.

Karena itulah Pearce yang saat ini menjadi pelatih timnas Britania Raya di ajang olimpiade mendapat julukan 'Si Gila' ketika dirinya masih beraksi sebagai pemain di lapangan hijau.

7.      Richard Wright - Richard Wrong.

Wright adalah kiper yang pernah membela Arsenal dan Ipswich Town. Namun peforma Wright sangat jauh dari harapan para fans. Seringkali Wright melakukan kesalahan-kesalahan yang berakibat fatal bagi klubnya. Karena penampilannya yang selalu ceroboh maka fans membuat plesetan dari namanya yaitu 'Richard Wrong', dan nama itu pun akhirnya menjadi julukan bagi dirinya.

8.      Antonio Cassano - Peter Pan.

Tidak ada yang meragukan skill Cassano. Striker asal Bari ini merupakan salah satu talenta terbaik yang dimiliki oleh Italia.

Namun Cassano juga memiliki perangai buruk. Tak jarang Cassano bersikap liar dan kekanak-kanakan. Karena sikap inilah Cassano mendapat julukan Peter Pan, seorang pria yang tidak pernah bisa menjadi dewasa.

9.      Jason McAteer - Trigger.

Trigger adalah salah satu tokoh dalam sitkom Inggris yang cukup terkenal yaitu Only Fools and Horses. Para fans merasa bahwa karakter Trigger yang konyol dan bodoh sangatlah pas untuk McAteer.

Aksi bodoh McAteer yang paling terkenal adalah 'Tragedi Pizza' dimana ia meminta pelayan untuk memotong satu porsi pizza menjadi 4 bagian saja karena dirinya tidak terlalu lapar dan takut tidak bisa menghabiskan pizza tersebut.

10.  Gennaro Gattuso - Braveheart atau Rino.

Gattuso merupakan tipe gelandang pekerja keras yang tak kenal lelah. Dia merupakan pemain yang bertugas untuk merusak permainan tim lawan dengan mengandalkan fisik nya yang keras.

Dikarenakan permainannya itu tak jarang Gattuso dianggap mirip dengan karakter yang diperankan oleh Mel Gibson dalam film Braveheart. Selain itu, Gattuso juga mendapat julukan 'Rino' atau badak.

SEJARAH ISTILAH "SOCCER"

Selasa, 09 Oktober 2012



Darimana asal mula istilah "Soccer"? Mengapa akhirnya ada yang menggunakan istilah "Soccer" atau "Football" untuk menyebut sepak bola? Sosok pria ini mungkin merupakan yang paling bertanggung jawab atas hal ini.
Pada 9 Oktober 1866, Charles Wreford-Brown dilahirkan di Bristol. Kendati dua kali mengapteni timnas Inggris, dia lebih dikenal akan warisan abadi atas penemuan istilah "Soccer" yang mengacu pada sepak bola.
Asosiasi sepak bola Inggris sendiri terbentuk pada 1863 dan dengan cepat membuat sejumlah regulasi permainan. Kala itu, sepak bola disebut association football untuk membedakan olahraga itu dari sepak bola jenis lainnya, seperti rugby.

Menurut legenda, Wreford-Brown adalah seorang pelajar di Oxord ketika diajak oleh teman-temannya bermain rugby. Saat itu, rugby disebut "rugger". Wreford-Brown muda cuma merespon kalau dia lebih memilih bermain "Soccer". Itulah cikal-bakal istilah tersebut. Imbuhan "-er" sendiri saat itu merupakan singkatan Oxford untuk mengganti kata asosiasi.
Kecintaan Wreford-Brown terhadap olahraga membuatnya bermain bagi Inggris. Dia menjadi kapten tim sebanyak dua kali pada 1894 dan 1895, keduanya melawan Wales. Setelah itu, dia kemudian mengambil peran sebagai legislatif di sepak bola yang mewakili Old Carthusians dan kemudian Oxford di dalam FA. Dia juga menduduki jabatan komite seleksi timnas Inggris.
Kata "Soccer" sendiri terus digunakan di Inggris pada abad ke-19, kala itu masyarakat dari kelas rendah lebih dilibatkan dalam pertandingan. Kata "Soccer" kemudian terus digunakan mendunia. Namun, pada akhirnya, masyarakat Inggris lebih banyak menyebut sepak bola dengan "football", sementara "Soccer" tetap digunakan di Australia, Canada, Selandia Baru, dan Amerika Serikat (duniasoccer)

MENGENAL ISTILAH PEMAIN HOMEGROUND

Minggu, 30 September 2012


UNI Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) sudah membuat peraturan ketat sejak musim 2008-09. Salah satu di antaranya adalah setiap klub yang berlaga di kompetisi Eropa diharuskan mendaftarkan delapan pemain (dari total 25 pemain) yang berstatus homeground. Lantas, apa itu pemain homeground?

UEFA mendefinisikan pemain homeground sebagai pemain yang berlatih minimal tiga tahun di sebuah klub atau klub lain dalam satu kompetisi nasional (misal: Premier League, Serie-A, Liga BBVA) dalam periode usia 15-21 tahun. Sedangkan pemain homeground klub adalah pemain yang menjadi didikan sebuah klub. Pemain tersebut diartikan sebagai pemain yang saat menginjak usia 15-21 tahun telah berlatih minimal tiga tahun, baik kontinyu maupun tidak, di klub yang dibelanya saat ini.

Sejak musim 2008-09, UEFA mengharuskan setiap klub yang berlaga di kompetisi Eropa, yakni Liga Champions dan Liga Europa, agar mendaftarkan delapan pemain homeground dari maksimal 25 pemain yang bisa didaftarkan. Jika kurang dari delapan pemain homeground, maka maksimal pemain yang bisa didaftarkan juga akan berkurang.

Dari delapan pemain homeground yang didaftarkan, empat di antaranya harus berstatus sebagai pemain homeground klub (UEFA menyebutnya club-trained player).

Sebagai contoh adalah Cesc Fabregas. Meski Fabregas adalah didikan La Masia, akademi milik Barcelona, tetapi status Fabregas saat didaftarkan Barcelona adalah "pemain asing". Sebab, Fabregas tak berlatih, baik kontinyu maupun tidak, di Barcelona selama minimal tiga tahun saat dirinya berusia 15-21 tahun. Fabregas justru berstatus pemain homeground milik Arsenal.

Cesc Fabregas

Klub-klub Inggris dinilai paling "riskan" dengan peraturan ini. Bahkan, salah satu klub Inggris, Chelsea, hanya mendaftarkan 23 pemain utama di Liga Champions untuk memenuhi peraturan tersebut.

Chelsea mendaftarkan delapan pemain homeground, yakni Ross Turnbull, Ashley Cole, Gary Cahill, John Terry, Ryan Bertrand, Frank Lampard, Victor Moses, dan Daniel Sturridge. Namun, itu masih belum cukup karena dari delapan pemain tersebut, Chelsea hanya memiliki dua pemain homeground milik klub, yaitu Terry dan Bertrand.

John Terry, Pemain Homeground

Sebagai konsenkuensinya, Chelsea hanya menyertakan 23 pemain. Hal itu diperbolehkan seperti yang tertera dalam peraturan resmi UEFA pada Article 32: "ANNEX VIII - Locally Trained Players", mengenai kemungkinan kombinasi antara maksimal pemain bebas, minimal pemain homeground klub, dan minimal pemain homeground yang boleh didaftarkan di kompetisi Eropa. Seperti yang tertera di bawah ini:

1. 25 pemain: 17 pemain bebas, 8 pemain homeground klub, 0 pemain homeground
2. 25 pemain: 17 pemain bebas, 7 pemain homeground klub, 1 pemain homeground
3. 24 pemain: 17 pemain bebas, 7 pemain homeground klub, 0 pemain homeground
4. 25 pemain: 17 pemain bebas, 6 pemain homeground klub, 2 pemain homeground
5. 24 pemain: 17 pemain bebas, 6 pemain homeground klub, 1 pemain homeground
6. 23 pemain: 17 pemain bebas, 6 pemain homeground klub, 0 pemain homeground
7. 25 pemain: 17 pemain bebas, 5 pemain homeground klub, 3 pemain homeground
8. 24 pemain: 17 pemain bebas, 5 pemain homeground klub, 2 pemain homeground
9. 23 pemain: 17 pemain bebas, 5 pemain homeground klub, 1 pemain homeground
10. 22 pemain: 17 pemain bebas, 5 pemain homeground klub, 0 pemain homeground
11. 25 pemain: 17 pemain bebas, 4 pemain homeground klub, 4 pemain homeground
12. 24 pemain: 17 pemain bebas, 4 pemain homeground klub, 3 pemain homeground
13. 23 pemain: 17 pemain bebas, 4 pemain homeground klub, 2 pemain homeground
14. 22 pemain: 17 pemain bebas, 4 pemain homeground klub, 1 pemain homeground
15. 21 pemain: 17 pemain bebas, 4 pemain homeground klub, 0 pemain homeground
16. 24 pemain: 17 pemain bebas, 3 pemain homeground klub, 4 pemain homeground
17. 23 pemain: 17 pemain bebas, 3 pemain homeground klub, 3 pemain homeground
18. 22 pemain: 17 pemain bebas, 3 pemain homeground klub, 2 pemain homeground
19. 21 pemain: 17 pemain bebas, 3 pemain homeground klub, 1 pemain homeground
20. 20 pemain: 17 pemain bebas, 3 pemain homeground klub, 0 pemain homeground
21. 23 pemain: 17 pemain bebas, 2 pemain homeground klub, 4 pemain homeground
22. 22 pemain: 17 pemain bebas, 2 pemain homeground klub, 3 pemain homeground
23. 21 pemain: 17 pemain bebas, 2 pemain homeground klub, 2 pemain homeground
24. 20 pemain: 17 pemain bebas, 2 pemain homeground klub, 1 pemain homeground
25. 19 pemain: 17 pemain bebas, 2 pemain homeground klub, 0 pemain homeground
26. 22 pemain: 17 pemain bebas, 1 pemain homeground klub, 4 pemain homeground
27. 21 pemain: 17 pemain bebas, 1 pemain homeground klub, 3 pemain homeground
28. 20 pemain: 17 pemain bebas, 1 pemain homeground klub, 2 pemain homeground
29. 19 pemain: 17 pemain bebas, 1 pemain homeground klub, 1 pemain homeground
30. 19 pemain: 17 pemain bebas, 1 pemain homeground klub, 0 pemain homeground
31. 21 pemain: 17 pemain bebas, 0 pemain homeground klub, 4 pemain homeground
32. 20 pemain: 17 pemain bebas, 0 pemain homeground klub, 3 pemain homeground
33. 19 pemain: 17 pemain bebas, 0 pemain homeground klub, 2 pemain homeground
34. 18 pemain: 17 pemain bebas, 0 pemain homeground klub, 1 pemain homeground
35. 17 pemain: 17 pemain bebas, 0 pemain homeground klub, 0 pemain homeground

SEJARAH HAT-TRICK

Jumat, 14 September 2012

Hat-trick. Istilah yang sering didengar di sepak bola. Hal yang sangat membanggakan bagi pemain yang dapat meraihnya. Istilah yang berarti mencetak tiga gol dalam sebuah pertandingan. Rupanya, hat-trick bukan asli istilah dalam dunia sepak bola. Cabang olahraga kriket-lah pemilik asli istilah ini. Di kriket, hat-trick terjadi jika seorang pelempar bola berhasil membuat tiga pemukul keluar melalui tiga kali lemparan berturut-turut.


Awal abad ke-19, saat pertama kali diberlakukan di sepak bola, pengertian hat-trick berbeda dengan sekarang. Dulu, pemain melakukan hat-trick adalah yang mencetak gol berurutan tanpa diselingi gol dari pemain lain dalam satu pertandingan. Pemegang rekor hat-trick tercepat untuk pertandingan internasional dipegang pemain Inggris, Willie Hall. Bayangkan. Dia mencetak tiga gol hanya dalam durasi empat menit.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pencarian

Translate